Selasa, 27 Desember 2011

Flash disk 256 dari Ayah

FollowTwitter@IamSadah

“Nak, ini ada hadiah dari kantor, untuk kamu aja, Ayah gak tau ini buat apa”, tulis Ayah di akhir suratnya medio tahun 2002 silam. Kurogoh amplop coklat itu sekali lagi, tanganku seperti menyentuh sebuah kotak kecil..

You know what?? Waktu itu aku senang bukan kepalang. Sebuah Flash disk 256 mb seharga uang sakuku selama tiga bulan, ada dalam genggamanku sekarang! “Alhamdulillah, tugas-tugas kuliah tinggal dicopas dari Prof Google, gak perlu ketak-ketik lagi”, Aku melamun sambil senyam-senyum dengan alis turun-naik.


((Hellloooo.. wake up! Sekarang Eksternal Mini Hardisk udah sampai kapasitas 5 tb, dan you masih ngomongin felasydisss 256 mb?? Teriak tetangga sebelah)) 

“Cerita kenangan jaman dulu Dah, waktu awal-awal kuliah di Jakarta. Maklumlah, baru datang dari kampung, udik ‘dikit’! ^^

Tapi buat aku waktu itu flash disk ini sangat spesial, dan sekarang masih spesial juga walaupun jarang dipakai lagi (gak cukup buat copi film sih, he). Flash disk ini masih aja ngikutin aku hingga saat ini. Itu karena;

·      1  Hadiah dari Ayah
·      2  Masih bisa digunakan di saat-saat mendesak
·     3   Awet dan tahan lama. Pernah secara gak sengaja ikut berenang di kolam renang selama 2 jam, tapi doi gak rusak
·      4  Setia. Sudah berkali-kali hilang, akhirnya balik-balik juga. Tapi, tutupnya sepertinya benar-benar hilang
·       5 Berjasa, Dah. Skripsi dan tugas-tugas kuliah aku dulu pernah nangkring di sana.

Sekarang ia memang jauh ketinggalan zaman, modemku saja bisa memuat data lebih besar. Ehmm, nilai suatu benda, apapun itu, tergantung bagaimana kita menghargainya.


Artikel ini diikutsertakan dalam acara GIVEAWAY "11 tahun Bersamamu" oleh Tarry KittyHolic
(Semoga Mbak Tarry dan keluarga sehat selalu..^^)


Yalla, Bye..


Posted By: http://jabanahsadah.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar