Senin, 26 Maret 2012

BOS UNTUK JAKA

*Refresing. Flash Fiktion ini pernah diikutkan pada event Fiksi foto yang diadakan Leutika Prio.
Enjoy Reading and I hope you can get something^^

  
  Bocah itu mengernyitkan dahi. Mata bulatnya menyipit melihat papan baliho di depannya. Dalam baliho itu dia melihat seorang laki-laki yang bertubuh agak gemuk dengan rambut klimis dan kantung matanya yang terlihat sangat jelas. Laki-laki itu menyalami seorang anak berseragam SD sambil tersenyum. Bocah itu bertanya pada ibu-ibu di dekatnya sambil menunjuk-nunjuk papan baliho. Setelah ibu-ibu itu menjawab pertanyaannya, secepat kilat dia berlari menyusuri gang-gang sempit nan becek menuju pinggiran sungai, rumahnya. Kecrek di saku celananya berbunyi crek crek crek, seolah melagukan setiap langkah kaki munggilnya.


    “Bu... Bu... Bu...” Suaranya membaur bersama desahan napas yang memburu.
    “Kenapa? Kau dikejar preman lagi?” Perempuan yang dipanggilnya Ibu, terlihat tak peduli.

    “Bukan.” Dia menggeleng.

    “Lantas kenapa kau berlari seperti orang dikejar setan?” tanya perempuan itu, tangannya masih sibuk membersihkan aqua-aqua gelas bekas kemudian menyusunnya.

    “Tadi Jaka liat gambar besar, kata ibu-ibu di sebelah Jaka, papan itu iklan BOS, Bu.”

    “Emang bos siapa? Kamu kerja sama bos sekarang?”

    “Bukan. Kata ibu-ibu itu, BOS bisa bikin sekolah gratis, Bu. Jaka pengen sekolah kayak teman-teman yang lain. Boleh kan, Bu...,” dia merajuk. Kedua tangannya dirapatkan di depan dada. Memohon.

    “Teman-teman yang mana? Teman kamu pengamen semua. Lagian mana ada yang benar-benar gratis di dunia ini. Janganlah kau percaya iklan itu, Nak. Sekarang penipu berkeliaran dimana-mana.”

    “Tapi, Bu.. Jaka pengen sekolah.”

    “Sekolah nggak ngehasilin duit, Nak. Mending kamu ngamen. Uangnya kan bisa buat makan. Kita ini orang susah. Untuk makan besok saja belum tentu ada, kamu berani-beraninya pengen sekolah. Kalo pengen sekolah, sana pergi! Cari orangtua kaya yang bisa nyekolahin kamu!” wajah perempuan itu memerah. Telunjuknya mengacung-ngacung ke udara.

    Bocah itu menunduk. Tak ada lagi kata yang keluar dari mulutnya. Mungkin ibunya benar, sampai kapan pun dia takkan pernah bisa sekolah. Uang darimana? Sekolah seolah haram dikecap oleh orang-orang sepertinya.

    Burung-burung -entah burung apa- berterbangan di ufuk barat. Membentuk sebuah pormasi layaknya tarian penyambut senja. Bocah itu duduk di jembatan kayu di samping rumahnya. Badan munggilnya bersandar pada angin sambil memeluk lutut dan membenamkan wajahnya. Apakah dia menangis? Entahlah, tapi yang ada di pikirannya sekarang adalah sebuah pertanyaan tentang siapa laki-laki di dalam baliho itu. Dia ingin bertemu. Dia yakin laki-laki itu bisa menyekolahkannya. Dan setelah sekolah, dia bisa faham setiap rangkain huruf yang dia jumpai dimana saja. Di jalan, di buku, bungkus gorengan, dan tentunya dalam tabloid di depannya kini. Tabloid favoritnya karena di dalam tabloid itu ada foto sekolah. Tapi sayang, dia tak mengerti huruf-huruf yang tercetak tebal di atas foto itu.

PENYALAHGUNAAN DANA BOS KIAN MARAK TERJADI DI SEKOLAH-SEKOLAH.


Terinspirasi dari cover buku, Kapan Ibu Mencium Keningku lagi, karya Muhammad Mak Al Finne



Jasmin Siti dan Pendidikan di Negeri Kita

Minggu pagi kemarin, mataku tak lepas dari tayangan kabar pagi di TvOne. Pasalnya, di kabar pagi kali ini ada bincang-bincang dengan dua orang gadis kecil yang aku pikir luar biasa dan seorang Bapak (Lupa namanya ^^). Gadis kecil yang pertama namanya Siti. Hey! we have the same first name, girl :). Dia adalah seorang yatim berusia 7 tujuh tahun. Setiap hari, sepulang sekolah dia berjualan baso keliling kampung untuk menopang hidupnya dan ibunya. Tangan kanannya menjinjing termos nasi yang besar yang berisi baso dan kuahnya, sementara tangan kirinya menjinjing ember yang berisi mangkuk-mangkuk. Sungguh, ini adalah beban yang sangat berat untuk gadis seusianya. Innalillahi, subhanallah. Peristiwa ini merupakan sebuah musibah dan sebuah kebesaran Allah kurasa. Ini musibah karena sudah tak ada kah saudara, tetangga, dan lebih jauh lagi pemerintah yang mau menolongnya dan peduli akan nasibnya? Dan ini pun sebuah keMahabesaran Allah. Bagaimana gadis sekecil itu bisa berjuang keras demi hidupnya sementara di satu sisi banyak manusia-manusia yang dinilai dewasa tapi masih menengadahkan tangan pada orangtuanya.

sumber : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=406073256074890&set=a.286135424735341.89048.224861154196102&type=3&theater

Gadis kecil yang kedua namanya Jasmin, aku sangat menyukai gadis kecil ini. Atractive dan lincah. Usianya 8 tahun, namun dia sudah memiliki kepeduliaan sosial yang tinggi terhadap lingkungannya. Dalam acara itu, ditayangkan bagaimana seorang Jasmin turun ke jalan untuk memberi makan para gelandangan. Great!

Dan terakhir si Bapak yang aku lupa namanya ^^. dia berperan sebagai penengah, atau apa ya? Ya intinya, dalam pemaparannya dengan melihat kehidupan Siti dan Jasmin, si Bapak memberi kesimpulan jika anak seperti Siti dan Jasmin tidak bisa dicetak oleh kurikulum pendidikan kita saat ini. Dan saya sangat setuju!

Bisa kita lihat sendiri faktanya, saat ini anak SD harus menguasai kurang lebih 16 mata pelajaran, anak SMP 20 mata pelajaran, dan anak SMA 24 mata pelajaran. Selain itu para peserta didik pun dituntut untuk melampaui standar nilai yang ditetapkan sekolah tanpa melihat batas kemampuan setiap anak yang berbeda-beda. Pengalaman saya waktu sekolah di SMA dulu tak jauh berbeda. Saya dan teman-teman dituntut untuk bisa melampaui batas nilai yang ditetapkan sedangkan ketetapan itu tak serta merta diikuti dengan pola mengajar yang baik dan sarana serta prasarana yang memadai. Wal hasil, jadilah kami, anak-anak yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nilai yang bagus. Karena pada dasarnya, kurikulum pendidikan sekarang lebih mengutamakan hasil akhir daripada proses.

Selain itu, kurikulum sekarang pun cenderung mematikan kreatifitas anak karena kebanyakan anak-anak dituntut menghafal bukan berpikir. Ketika anak-anak di hadapkan pada sebuah masalah, anak-anak dituntun untuk menyelesaikannya sama seperti dalam buku (text book) dan para pengajar tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk menyelesaikan masalah dengan cara dan pola pikir mereka masing-masing. Hasilnya anak-anak tidak berkembang.

Tayangan ini, banyak sekali memberikan masukan padaku untuk sedari dini mempersiapkan konsep yang baik dalam mendidik anak nanti. Sebagai orang tua yang baik, aku pun tak layak untuk menyerahkan sepenuhnya tanggungjawab mendidik anakku pada pihak sekolah.

Oya, tayangan ini dengan manis ditutup oleh hadirnya seorang Bapak yang bernama Hamka yang bersedia menjadikan Siti sebagai anak asuhnya dan aksi Jasmin memberikan bantuan kepada Siti. Andai saja semua orang mampu mempunyai kepedulian yang tinggi.

"Dari Anas bin Malik radhiallâhu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidaklah (sempurna) iman seseorang diantara kalian hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri". (H.R.Bukhari dan Muslim).

Minggu, 25 Maret 2012

Ketika Hati Menanti


akhwat
Kesekian kali Aku mencoba bermain rasa.
Aku yang sekarang yang memiliki hati mulai menginginkan sesuatu.
Aku bukanlah Wanita Mulia yang pantas memiliki rasa yang luar biasa!
mungkin ini hanya mimpi? mungkin juga hanya hayal tak pasti? tapi ini sungguh nyata!

Aneka gado-gado mengoda-goda.

Kau tawarkan pesona indah senjatamu tuk merayu hatiku. kau luluhkan hatiku dengan aneka caramu hingga aku menanggalkan apa yang ku anggap paling berharga dalam diriku.
Sang hati yang kumiliki kan ku berikan pada seseorang yang mengetahui betapa berharganya nilau sekeping hati
Luluhnya hatiku Mungkin karena aku terlalu mengemis menanti sang pujangga hati! padahal janjimu begitu nyata Ya Rabb, setiap manusia telah memiliki jodohnya masing-masing tanpa harus takut akan hidup ini !!!

Ya Rabbi, Aku berdoa untuk seorang pria yg akan menjadi bagian dari hidupku..

Seorang pria yg sungguh mencintai-MU lebih dari segala sesuatu..
Seorang pria yg akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau..
Seorang pria yg hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-MU..
Seorang pria yg mempunyai sebuah hati yg sungguh mencintai & haus akan Engkau & memiliki keinginan untuk menauladani sifat2 Agung-Mu..
Seorang pria yg mengetahui bagi siapa & u/ apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia- sia..
Seorang pria yg memiliki hati yg bijak bukan hanya sekedar otak yg cerdas..
Seorang pria yg tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormatiku..
Seorang pria yg tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah..
Seorang pria yg mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku..
Seorang pria yg dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi..
Seorang pria yg membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya..
Seorang pria yg membutuhkan doaku untuk kehidupannya..
Seorang pria yg membutuhkan senyumanku u/ mengatasi kesedihannya..
Seorang pria yg membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna..

Dan aku juga meminta agar aku menjadi seorang wanita yg dapat membuat pria itu bangga..

Berikan aku sebuah hati yg sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dgn cinta-Mu, bukan mencintainya dgn sekedar cintaku..
Berikanlah sifat-Mu yg lembut sehingga kecantikanku datang dari-MU bukan dari luar diriku..
Berilah aku tangan-Mu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya..
Berikanlah aku penglihatan-Mu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya & bukan hal buruk saja..
Berikan aku mulut-Mu yg penuh dengan kata2 kebijaksanaan-Mu & pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, & aku dapat tersenyum padanya setiap pagi..

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan "Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan..
Aku yakin semua akan indah pada waktunya.. untuk itu aku akan sabar menunggu waktu itu tiba..

Aamiin Ya Robbal 'aalamin
referensi : copasmania berbagai sumber

Kisah Muslim di Ningbo, China

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Alhamdulillah…. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah untuk nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa salam, keluarga, shahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Tulisan singkat ini saya buat atas permintaan akhi amrullah -semoga Allah selalu menjaganya-. Tentang keadaan masyarakat muslim di negeri China, khususnya masyarakat muslim di kota Ningbo.


Selama keberadaan saya di sini sekitar 1 bulan lebih, saya telah mengunjungi beberapa kota dan propinsi di negeri China, sayangnya dari kota-kota tersebut mayoritas penduduknya bukan muslim. Saya tinggal di kota Ningbo propinsi Zhejiang sekitar tiga jam melalui perjalanan darat ke Shanghai-kota terbesar di China-. Ningbo bukan kota yang mayoritas penduduknya muslim, kebanyakan dari mereka menganut agama Konghucu maupun lainnya, sehingga banyak ditemukan temple.

Berbekal info dari google saya berhasil menemukan alamat masjid satu-satunya di Kota Ningbo, tapi sayangnya setiap orang yang saya tanya, tidak satu pun mengetahui keberadaan alamat tersebut. Proses pencarian masjid di kota Ningbo terpaksa terhenti karena berbagai kesibukan dan perjalanan dinas keluar kota. Hari Jumat pertama di kota Ningbo, saya izin keluar kantor, niatnya ingin mencari masjid dan sholat Jum’at, alangkah senang dan bahagianya ketika itu, karena teman satu kantor ada yang bersedia mengantar dan mencarikan saya masjid (mungkin dia tahu alamat masjid tersebut- pikir saya dalam hati-), tapi sayangnya dia salah pengertian, saya malah diantar ke gereja.

Restoran dan rumah makan muslim banyak bertebaran di kota ini, dengan ciri khas pelayannya memakai peci putih dan baju koko atau memakai jilbab/kerudung dan ada plang halal dalam tulisan arab maupun mandarin, ada juga yang menempel semacam sertifikasi halal dari instansi yang berwenang. Namun sayangnya karena keterbatasan ilmu dan sarana dalam menuntut ilmu banyak diantara mereka yang belum tahu tentang adab-adab islam, diantaranya masih makan dan minum dengan tangan kiri. Awal pertama kali saya berkenalan dengan pegawai restaurant dan memperkenalkan diri bahwa saya seorang muslim, dia sangat senang dan menjabat tangan saya. Saya bertanya kepadanya di mana masjid kota ini? Dengan senang hati dia berusaha menunjukkannya, namun sayangnya karena saya juga baru belajar bahasa mandarin, saya tidak begitu mengerti apa yang dikatakannya.

Pada tanggal 10/04/10, ba’da Zhuhur saya melanjutkan kembali pencarian masjid di kota ini. Alhamdulillah setelah beberapa kali bertanya, akhirnya saya menemukan masjid satu-satunya di kota ini, di dalamnya ada dua orang yang sedang sholat. Bangunan masjidnya sangat khas dengan bangunan-bangunan cina lainnya, sambil menunggu waktu sholat Ashar, saya melihat-lihat lokasi di sekeliling masjid, sambil sesekali ambil foto, tak lama kemudian dua orang yang tadi sedang sholat keluar masjid, mereka menyapa saya dengan salam yang sangat fasih dan menjabat tangan saya (tidak dapat digambarkan senangnya hati saya ketika itu), lalu saya mengatakan bahwa saya dari Indonesia. Tak lama kemudian, datanglah pengurus masjid dan kembali menyapa saya dengan salam yang sangat fasih, dia sekaligus imam dan ustadz di masjid ini, masjid ini juga memiliki ruang perpustakaan, madrasah dan lain sebagainya. Dia juga fasih berbahasa arab, lalu kami berkenalan: mereka adalah Daud, Sulaeman, dan Harun. Ketika kami sedang berbincang dan berjalan di area masjid, datang juga dua orang muslim dari Yordania, mereka juga sedang berusaha mencari masjid, kemudian kami foto bersama.

Ketika diberi jadwal sholat 5 waktu, saya lihat ada perbedaan yang begitu mencolok untuk waktu Zhuhur dan Ashar, yaitu berbeda sekitar 1-1,5 jam dari jadwal sholat yang saya punya, untuk waktu Zhuhur jam 13.00, sementara di jadwal yang saya punya sekitar jam 11.55. Waktu Ashar sekitar jam 16.50, sementara di jadwal yang saya punya sekitar jam 15.31, namun jika saya lihat tergelincirnya matahari yang lebih mendekati kebenaran -InsyaAllah- adalah jadwal sholat yang saya miliki.

Ketika tiba waktu ashar kami sholat berjamaah, dengan jumlah jamaah ketika itu sekitar 5, setelah itu saya pulang, dan mereka berpesan untuk selalu pergi ke masjid dan berdo’a.

Beberapa fenomena ketika sholat:

    Imam tidak berdiri mendekati sutroh (pembatas ketika shalat)1.
    Tidak ada jama’ah kedua dalam masjid, untuk orang datang terlambat.
    Jika sholat sunnah, tidak ada yang mendekati sutroh.
    Tidak terlihat memberi isyarat ketika tasyahud.
    Bersedekap tidak di dada.
    Duduk iftirasy ketika tasyahud akhir pada sholat 4 rakaat.2
    Kurang thuma’ninah ketika sujud.3
    Masih menggunakan biji-bijian tasbih ketika berdzikir.

Demikianlah tulisan yang dapat saya berikan, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Satu hal kenikmatan berada di Negara muslim adalah, nampaknya syiar-syiar islam, seperti kemudahan dalam menuntut ilmu, banyaknya masjid, berkumandangnya adzan, kemudahan dalam mencari makanan halal, yang semua ini sulit didapatkan dan ditemukan di negara yang penduduknya bukan muslim seperti China. Maka bersyukurlah bagi kita yang tinggal dan lahir di negara yang mayoritas penduduknya beragama islam seperti Indonesia.

Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Penulis: Fathoni A.

Editor: M.A. Tuasikal

Artikel www.muslim.or.id

1. Sebagian ulama menganggap sutroh wajib sebagaimana anggapan penulis, dan sebagian lagi tidak sampai mewajibkannya.

2. Ini pendapat dari Imam Abu Hanifah dan yang sepaham dengannya.

3. Sebagian ulama mengatakan bahwa thuma’ninah adalah sekedar membaca bacaan wajib ketika sujud. Sebenarnya thuma’ninah merupakan bagian dari rukun shalat. Jika thuma’ninah seperti ini tidak ada, maka shalatnya jadi bermasalah.

*Bagi Ikhwan atau Akhwat yang ingin berbagi info-info islam di belahan dunia, bisa mengirimkannya ke email v3a1991@yahoo.com. Jazakumullahu khoiron

Jumat, 23 Maret 2012

Nikmatnya Berislam

Berbagai nikmat Tuhan Allah yang di berikan kepada kaum muslimin membuat iri orang-orang yahudi dan nasrani, sehingga mereka berupaya agar kaum muslimin tidak mengamalkan agama ini, atau bahkan mereka berusaha mengeluarkan kaum muslimin dari agama Islam untuk mengikuti agama mereka.

Sesungguhnya sebesar-besar nikmat Allah atas Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah nikmat Islam. Dimana Allah mengutus kepada mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang mereka kenal nasabnya (silsilah keturunannya, ed.) dari sebaik-baiknya nasab.

Allah berfirman : “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum ( kedatangan Nabi ) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. “ (QS. Ali Imran : 164).

Dengan diutusnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya, dari kelalaian menuju kesadaran, dari perpecahan menuju persatuan, dari permusuhan menuju persaudaraan, dari kehinaan menuju kemuliaan , dari kehancuran menuju keselamatan, dan dari tepi neraka menuju taman-taman surga.

Allah memilihkan bagi mereka agama yang kokoh dan sempurna dalam masalah aqidah, ibadah, muamalah, akhlaq, politik dan sebagainya. Maka putus asalah upaya musuh – musuh Islam untuk menghancurkan Islam, menyelewengkan serta mengurangi ajarannya.

Allah berfirman : “Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Ku- sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan padamu nikmat-Ku, dan telah Ku- ridhoi Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah : 3).

Dan sungguh Allah bersaksi atas kesempurnaan agama ini, dan menjadikannya sebagai penutup segala risalah, serta Allah mewajibkannya kepada segenap manusia dan jin untuk mengikutinya pada setiap waktu serta pada setiap generasi. Dan Allah tidak akan pernah menerima amalan hamba-Nya yang beragama dengan selain agama Islam, serta memasukkannya dalam golongan yang merugi.

Allah berfirman : “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imran : 85).

Allah juga berfirman : “Sesungguhnya agama ( yang di ridhoi ) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran : 19 )

Allah juga menjamin untuk menjaga agama ini dari hawa nafsu orang-orang yang sesat dan dari tangan-tangan musuh Islam yang ingin menghancurkan Islam.

Allah berfirman : “Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. “(QS. AT-Taubah : 32).

“Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meski orang-orang kafir benci. “(QS. Ash-Shaff : 8).

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesengguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr : 9).

Dan Allah juga berjanji kepada pengikut agama ini untuk memuliakannya serta menolong dari tipu daya musuh-musuhnya jika mereka beriman dan mengerjakan amal shaleh.

Allah berfirman : “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur : 55).

Sesungguhnya agama ini mempunyai banyak musuh pada zaman pertama kali wahyu diturunkan dan juga pada setiap tempat dan waktu. Dan ini sudah menjadi Sunnatullah, bahwa setiap pembawa kebenaran yang mengamalkan serta menda’wahkannya pasti mendapatkan perlawanan dari pembawa kebathilan dan penyerunya yaitu setan dan bala tentaranya.

Allah berfirman : “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan- syaitan (dari jenismu) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. “(QS. Al-An’am : 112).

“ Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi itu musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.” (QS. Al-Furqan : 31).

Mereka berusaha untuk menghalangi kaum muslimin dari agamanya, memberikan keragu-raguan pada aqidah mereka, serta menimbulkan permusuhan di antara kaum muslimin untuk memecah belah mereka. Mereka kerahkan segala kemampuan mereka untuk menghalangi kaum muslimin yang akan mempelajari serta mengamalkan agamanya. Dan ini dinyatakan oleh iblis dihadapan Allah, bahwa dia akan menghalangi manusia dari jalan kebenaran dari segala penjuru.

Allah berfirman : “Iblis menjawab : “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar- benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at). “(QS. Al-A’raf : 16-17).

Nikmat-nikmat Allah yang di berikan kepada kaum muslimin membuat iri orang-orang yahudi dan nasrani, sehingga mereka berupaya agar kaum muslimin tidak mengamalkan agama ini, atau bahkan mereka berusaha mengeluarkannya dari agama Islam untuk mengikuti agama mereka.

Allah berfirman : “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). “Dan sesungguhnya jika kamu mau mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS. Al- Baqarah : 120).

Oleh karena itu kita sebagai kaum muslimin wajib untuk mensyukuri nikmat-nikmat Allah tersebut, mengakui serta menjaganya, niscaya Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita. Akan tetapi tatkala kita mengingkari nikmat Allah kepada kita apabila ni’mat yang besar ini, Allah akan menggantikannya dengan adzat-Nya yang pedih.

Allah berfirman : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. “(QS. Ibrahim : 7).

Kita minta kepada Allah agar kita di beri kemudahan untuk bersyukur kepada-Nya dan juga kita meminta kepada-Nya untuk menjaga agama kita, berilmu amaliah dan beramal ilmiah serta kita memohon agar meninggal dalam keadaan tetap memeluk agama Islam. Amin Ya Rabbal ‘alamin.

Wallahu a’lam bish shawab.

i love islam

Sumber : BULETIN DAKWAH AT-TASHFIYYAH, Surabaya Edisi : 08 / Dzulhijjah / 1424

http//: www.darussalaf.org versi offline
@ http://senyumkudakwahku.blogspot.com/


Baca Artikel Diskusi Islam Menarik dan Bermanfa'at Lainnya Disini

Kamis, 22 Maret 2012

TOMCAT VS BBM 6000


Akhir-akhir ini rakyat indonesia, khususnya di daerah jawa bagian timur digembarkan oleh serangan salah satu jenis serangga, Tomcat. Tomcat yang bernama latin Paederus littoralisini adalah kelompok utama dari hewan beruas (Arthopoda) yang termasuk dalam keluarga besar Kumbang (Staphylinidae), terutama dibedakan oleh panjang pendeknya penutup pelindung sayap ("sayap berlapis") yang meninggalkan lebih dari setengah dari perut mereka terbuka. Tomcat tidak mengigit ataupun menyengat. Tomcat akan mengeluarkan cairan secaraotomatis bila bersentuhan atau bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung. Gawatnya, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya ini pada benda-benda seperti baju, handuk, ataupun benda-benda lainnya. Pada jenis serangga tertentu, terdapat cairan yang diduga 12 kali lebih kuat dari bisa ular kobra. Jika kulit terkena racun Tomcat, maka kulit akan terasa gatal dan melepuh. 


Berbagai cara telah dilakukan warga sebagai bentuk antisipasi atas serangan Tomcat ini. Dimulai dari menyemprotkan pembasmi serangga, menangkapnya hidup-hidup, serta menyalakan lampu setelah menutup semua jendela rumah. Diketahui, Tomcat adalah serangga yang senang dengan cahaya.

Meskipun bentuk dan warna tubuhnyaunyu-unyu gimana, tapi jelas Tomcat ini berbahaya dan mengharuskan warga untuk tetap berhati-hati. Sama halnya dengan paradigma yang diciptakan pemerintah tentang rencananya menaikkan BBM. Kelihatannya sangat manis yaitu untuk MENYELAMATKAN PEREKONOMIAN INDONESIA DAN MENGALOKASIKAN SUBSIDI SECARA TEPAT SASARAN, tapi faktanya itu semua omong kosong. Rencara kenaikan BBM yang tinggal menghitung hari ini, pada dasarnya adalah sebuah pengukuhan pemerintah Indonesia untuk menjalankan Liberalisasi ekonomi di Indonesia khususnya dalam sektor Migas.

Menyelamatkan ekonomi Indonesia? Wah, saya saja yang tak kuliah di jurusan ekonomi sedikit banyak mengerti, bahwa ekonomi Indonesia tidak akan hancur jika BBM tidak dinaikkan, justru sebaliknya.

Subsidi BBM dinilai sebagai pemborosan APBN, tapi nyatanya APBN 2012 untuk Subsidi energi tidak lebih banyak dari anggaran pembayaran utang (Subsidi energi 168,6 T dan hutang 170,4 T) Ironisnya Pemerintah terus menambah utang dalam bentuk Surat Utang Negara dan utang luar negeri yang cicilan dan bunganya SANGAT besar. Padahal yang menikmati itu hanya para kapitalis (pemilik modal) dan orang-orang kaya.

Penggunaan APBN sangat boros bukan karena subsidi, tapi karena
  1. Anggaran untuk kunjungan dan studi banding yang lebih bernuansa pelesiran
  2. Anggaran gaji pegawai yang tinggi dengan tidak diikuti kinerjanya yang bagus
  3. Gaji pejabat tinggi yang besar dan semakin bertambah dengan adanya wakil menteri
  4. Diindikasi banyak terjadi kebocoran anggaran.
    Jadi, sebenarnya apa yang menyebabkan pemborosan?

Lucunya, kita semua tahu bahwa penerimaan sebagian besar APBN adalah dari pajak yang DIBAYAR RAKYAT hingga rakyat kecil sekali pun. Maka siapakah yang lebih berhak untuk diprioritaskan?

Tulisan ini hanya bentuk kekesalan saya sebagai rakyat yang harus selalu legowo atas keputusan pemerintah yang tidak memihak pada rakyat. Apalagi ketika kini saya telah menjadi IRT, saya merasakan sekali dampak dari kenaikan BBM ini. Harga angkutan umum naik dan harga kebutuhan pokok pun ikut naik. Bagiamana tak pusing coba? Pendapatan tak naik tapi pengeluaran melonjak drastis!

Masih ingat dengan kejayaan kaum muslim dalam masa pemerintahan Khalifah Abdul Aziz? Dalam masa pemerintahanya, semua rakyat hidup sejahtera sampai tak ada seorang pun yang layak menerima zakat. Subhanallah... bagaimana ini bisa terjadi? Jawabannya jelas karena pada masa itu yang dipakai hanya aturan Allah SWT yang Mahasempurna dan tahu apa yang terbaik untuk setiap makhluknya. Bukan memakai aturan yang dibuat manusia.

Kaum muslim berserikat atas dalam tiga hal : padang rumpu, air, dan api.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat(UUD 1945 Pasal 33 ayat 3)

Rabu, 21 Maret 2012

How to Master Your Habits (Sebuah Resensi)


Book of The Week
Judul : How to Master Your Habits
Penulis : Felix Y Siauw
Penerbit : Khilafah Press 


Habits adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan kita melakukannya tanpa berfikir. Habits adalah suatu aktivitas yang dilakukan terus-menerus sehingga menjadi bagian daripada seorang manusia



Tanpa kita sadari, habits-lah yang membentuk identitas seorang manusia. Sebagai contoh, kita akan dinilai sebagai seorang yang kutu buku manakala kita selalu membaca buku setiap hari atau bahkan setiap jam. Kata selalu menunjukkan adanya pengulangan dan dilakukan secara terus-menerus. Nah, dan itulah habits. Selain itu, habits pula yang menentukan akan seperti apa seseorang di kemudian hari. Seseorang yang setiap hari hanya menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang mubah bahkan makruh atau haram, tentu saja sangat kecil kemungkinannya jika kelak dia akan menjadi orang yang sukses. Berbeda dengan seseorang yang selalu mengisi tiap detik hidupnya dengan hal yang berguna serta baik, maka bisa dipastikan masa depannya akan sebaik habits-nya. Habits pula yang membentuk keahlian yang dimiliki tiap manusia (bukan takdir apalagi suatu kebetulan). Taufik Hidayat bisa menjadi seorang pemain bulu tangkis yang handal karena dia menghabiskan banyak waktu untuk berlatih bulu tangkis. Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang, keahlian apa yang ingin kita miliki? Maka, mulai dari sekarang bentuklah habits yang akan membuat kita menjadi expert dalam bidang tertentu. karena perlu lebih dari sekedar keinginan dan motivasi untuk mengembangkan suatu keahlian.

Menentukan habits yang akan ingin kita miliki, memang sesuatu yang mudah. Namun istiqomah dalam menjalankannya memang perlu usaha yang tidak sedikit. Contohnya,

Saya, Aisyah berjanji akan menulis minimal satu buah tulisan dalam sehari agar ilmu-ilmu islam yang telah saya dapatkan bisa saya tularkan ke lebih banyak orang.

Maka setelah saya menentukan habits apa yang ingin saya bentuk, saya punya tanggung jawab untuk melaksanakannya secara terus-menerus. Karena pada dasarnya, ayah dan ibu habits adalah practise (latihan) dan repetition (pengulangan) yang sudah tentu memerlukan waktu yang tidak sebentar.
Permulaan itu sulit. Ya, itu benar. Permulaan memang selalu menjadi bagian yang paling ditakuti. Namun seiring berjalannya waktu, maka kesulitan itu sedikit demi sedikit akan berkurang. Seperti halnya ketika kita berpuasa di bulan Ramadhan. Tanggal 1 Ramadhan adalah hari paling berat bukan? Tapi ketika kita telah sampai di hari ke 28, apa yang kita rasakan? Tubuh kita telah terbiasa.

Pada akhrinya pilihan selalu ada ditangan kita. Ingin menjadi apa kita. Itu tergantung pilihan-pilihan yang kita ambil. Kita jangan menjadi orang yang menyerah sebelum memulai suatu tantangan. Hidup adalah perjuangan dan pengorbanan. No pain No Gain !

So, tentukan mulai dari sekarang habits BAIK apa yang ingin kamu bentuk.

If you choose not to plant flower on your garden, then weeds will grow without encouragement or support.