Selasa, 18 Agustus 2009

TERINSPIRASI KISAH FIRAUN

Bangkai burung, balsam gosok, dan kisah mumi Firaun. Siapa mengira tiga benda sepele itu ada gunanya. Tapi itulah trio yang “menghidupkan” pria kampung seperti Khoirul Anwar. Dia kini menjadi ilmuwan top di Jepang. Wong ndeso asal Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, itu memegang dua paten penting di bidang telekomunikasi. Dunia mengaguminya.

Para ilmuwan dunia berkhidmat ketika pada paten pertamanya Khoirul, bersama koleganya, merombak pakem soal efisiensi alat komunikasi seperti telepon seluler. Dia mengurangi daya transmisi pada orthogonal frequency division multiplexing. Hasilnya, kecepatan data yang dikirim bukan menurun seperti lazimnya, melainkan malah meningkat.

“Kami mampu menurunkan power sampai 5dB=100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan sebelumnya,” kata dia.

Dunia memujinya. Khoirul juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka pada 2007.

Pada paten kedua, lagi-lagi Khoirul menawarkan sesuatu yang tak lazim. Untuk mencapai kecepatan yang lebih tinggi, dia menghilangkan sama sekali guard interval (GI). “Itu mustahil dilakukan,” begitu kata teman-teman penelitinya. Tanpa interval atau jarak, frekuensi akan bertabrakan tak keruan. Persis seperti di kelas saat semua orang bicara kencang secara bersamaan. Istilah ilmiahnya, terjadi interferensi yang luar biasa.

Namun, dengan algoritma yang dikembangkan di laboratorium, Khoirul mampu menghilangkan interferensi tersebut dan mencapai performa (unjuk kerja) yang sama. “Bahkan lebih baik daripada sistem biasa dengan GI,” kata pria 31 tahun ini.

Dua penelitian istimewa itu mungkin tak lahir bila dulu Khoirul kecil tak terobsesi pada bangkai burung, balsam yang menusuk hidung, serta mumi Firaun.

Bocah kecil itu begitu terinspirasi oleh kisah Firaun, yang badannya tetap utuh sampai sekarang. Dia pun ingin meniru melakukan teknologi “balsam” terhadap seekor burung kesayangannya yang telah mati. “Saya menggunakan balsam gosok yang ada di rumah,” kata anak kedua dari pasangan Sudjianto (almarhum) dengan Siti Patmi itu.

Khoirul berharap, dengan percobaannya itu, badan burung tersebut bisa awet dan mengeras. Dengan semangat, ia pun melumuri seluruh tubuh burung tersebut dengan balsam gosok. Sayangnya, hari demi hari berjalan, kata anak petani ini, “Teknologi balsam itu tidak pernah berhasil.”

Penelitian yang gagal total itu rupanya meletikkan gairah meneliti yang luar biasa pada Khoirul. Itulah yang mengantarkan alumnus Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung tersebut kini menjadi asisten profesor di JAIST, Jepang. Dia mengajar mata kuliah dasar engineering, melakukan penelitian, dan membimbing mahasiswa. Saat ini Khoirul sedang menekuni dua topik penelitian yang dilakukan sendiri dan enam topik penelitian yang digarap bersama enam mahasiswanya.

Khoirul sejak kecil memang penuh dengan otak usil. Ayahnya meninggal saat dia kecil. Itu membuatnya harus membantu ibunya membereskan rumah. Dia berbeda dengan anak seusianya. Sementara anak kecil lain cuma bisa pasrah atau memasang wajah melankolis saat disuruh menimba air di sumur, Khoirul malah menyalakan otak jeniusnya.

Dia melepas ban sepedanya dan menggantinya dengan tali timba. Jadilah pompa bertenaga sepeda. Butuh air? Tinggal kayuh sepeda. Dengan cara ini, tenaga yang dikeluarkan lebih sedikit dari menimba biasa. “Sejak kecil saya memang tertarik dunia engineering,” katanya sembari mengenang ide lucunya itu.

Saat di bangku kuliah, dia mulai tergoda pada bidang telekomunikasi. Dia masuk Jurusan Teknik Elektro ITB (1996). Shannon Limit, ilmuwan dari Institut Teknologi Massachusetts, Boston, adalah orang yang menjadi inspirasinya. Apalagi waktu itu telekomunikasi mengalami booming dan meniupkan perubahan besar-besaran dalam dunia telekomunikasi sampai saat ini.

Tujuh tahun tinggal di Jepang, Khoirul menyatu dengan atmosfer penelitian. “Di Jepang, saya benar-benar merasakan level kita sama dengan ilmuwan Amerika Serikat dan Eropa,” kata ayah tiga anak ini. “Perasaan percaya diri seperti ini muncul mungkin karena fasilitas penelitian semuanya lengkap, bahkan mungkin lebih baik.”

Tak hanya itu, Khoirul dan kawan-kawan bisa bebas mengakses jurnal dan perjalanan konferensi—notabene merupakan sumber ilmu bagi peneliti—yang selalu ada setiap saat. Perlu membeli buku dan alat baru, ia tinggal minta. “Meskipun perlu prosedur, semua bisa tuntas dengan cepat,” kata Khoirul.

Efek positifnya, menurut dia, saat ia mengusulkan sebuah teknologi baru, sama sekali tak ada perasaan minder, rendah diri, ataupun malu jika teknologi yang dipresentasikan itu salah. “Itulah mungkin yang membuat kita terus terdorong untuk berinovasi,” kata Khoirul. Apalagi, ditambah posisi sebagai orang asing, ia menegaskan, “Jika tidak berprestasi, tidak akan dihargai.”

Meski berprestasi di Jepang, Khoirul tak ingin selamanya tinggal di sana. Suatu saat ia dan keluarganya akan boyongan ke Indonesia. “Saya bermimpi pulang setelah menjadi orang penting di bidang (telekomunikasi),” kata dia, “Ketika di Jepang, saya merasakan akselerasi ke sana begitu besar, dan setelah punya nama, nanti baru berencana pulang ke Indonesia.” Kapan? Itu yang Khoirul juga tak bisa memprediksinya.

Kini, sembari menunggu harapannya itu terwujud, Khoirul akan terus membenamkan diri di laboratorium. Di luar itu, tentu ia tak akan melupakan keluarganya. Kini, bersama istri tercinta, Sri Yayu Indriyani, dan tiga buah hatinya, Khoirul tinggal di Daigaku Shukusha B-31, Asahidai 1-50, Nomi, Ishikawa, Jepang.

Indriyani, kata Khoirul, aktif dalam kegiatan ibu-ibu di Jepang dan terlibat aktif dalam mengenalkan budaya Indonesia di Jepang. Dari kegiatan istrinya itu pula Khoirul mendapat kerja sampingan baru. “Saya mendapat tawaran menjadi dalang wayang kulit dalam bahasa Jepang,” katanya.

Sumber : http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/08/18/Laporan_Khusus/krn.20090818.174155.id.html

Selasa, 11 Agustus 2009

Yakin kalo Noordin M Top sudah Tewas?

Saya belum tau berita resmi dari kepolisian tentang kematian Noordin M Top di temangguung kemarin. Katanya sih nunggu tes DNA.

nah, yang bikin saya bingung, wajahnya si mayat yang tertembak kepalanya itu sangat jauh dengan Noordin M Top yang kita tau dari sketsa wajah di Kepolisian. Dari segi pakaiannya kaos oblong, kalung karet, jenggotnya ndak ada, rambutnya kriting dan lain sebagainya. Selain itu juga, bentuk wajahnya tidak sama dengan yang ada di sketsa.

Heran? coba lihat ini dan bandingkan. :)




Kamis, 06 Agustus 2009

Mbah Surip tetep Sederhana

Sepeninggalan mbah Surip banyak stasiun televisi yang mengungkap tentang bagaimana kehidupan mbah Surip. Melihat orang yang begitu populer seperti itu, ternyata mbah Surip masih hidup dalam kesederhanaan.

Salah satu stasiun televisi swasta pagi ini menunjukkan kepada seluruh Indonesia seberapa kecil rumah kontrakan yang dihuni mbah Surip sampai saat ini. Sebelumnya maaf karena saya tidak bisa menampilkan fotonya, tapi yang jelas rumah tersebut penuh dengan kesederhanaan. Di sana hanya terdapat sebuah sepeda motor kuno merk Kawasaki.

Selain itu, setelah mbah Surip meninggal proses ahli warispun juga dipermasalahkan. Beliau meninggalkan harta yang hampir berjumlah 5 miliar (rinciannya saya kurang paham). Untuk menyelesaikan tersebut, pihak keluarga harus melakukan proses yang cukup lama, mulai dari perangkat RW sampai tingkat Kecamatan.

Pihak keluarga mbah Surip juga sedang dalam proses klaim atas royalti yang belum dibayarkan oleh beberapa pihak atas digunakan/dipakainya lagu mbah Surip. Semua tampak bahwa harta adalah menjadi masalah utama di sini. Memang hal semacam ini harus segera diluruskan. Yang jadi masalah, jangan sampai pihak keluarga (ahli waris) menggunakan warisan mbah Surip tersebut digunakan untuk hal-hal yang kurang baik.

Satu lagi, HARTA masalah UTAMA. Harta memang bukan segalanya, tapi kita tak mampu berkutik tanpa Harta. Jangan mencari harta untuk dunia melebihi pencarian pahala untuk kehidupan setelah dunia.

Terima kasih.


Rabu, 05 Agustus 2009

Tingkat Jenuh Tinggi, Rawan Bunuh Diri

Banyak saya jumpai, saat ini para remaja (teman2 saya, karena saya hanya berkomentar tentang apa yang saya lihat) agak merasa mulai bosan dengan kehidupannya. Alasannya apa tentunya beragam, dan itu mungkin juga tidak sesuai dengan keadaan berikutnya. Sebelumnya saya mohon maaf, bukannya saya mengusir, tapi siapkan diri anda jika ingin meneruskan membaca artikel ini, karena mungkin nanti pembahasannya agak membingungkan, karena ini berhubungan dengan psikologi atau pikiran manusia yang susah untuk kita semua menebaknya.

ok, jadi begini banyak diantara mereka yang mulai berkomentar bahwa di merasa bad mood, bosan, capek dengan kehidupan ini dan lain sebagainya. Bahkan ada pula yang mengakatan bahwa capek dengan pelajaran sekolah, banyak tugas dan lain sebagainya. Mungkin ini terlihat simple, tapi bagi saya ini adalah masalah yang sangat besar.

Dengan adanya tingkat kejenuhan yang tinggi tersebut, bisa mengakibatkan munurunnya semangat seseorang, baik itu semangat hidup, semangat belajar, semangat untuk bangkit kembali dan lain sebagainya. Untuk masalah pendidikan (sekolah) mungkin ada yang salah dengan kurikulum pendidikan kita, sehingga siswa merasa bosan hanya dengan cara yang seperti2 itu saja mereka belajar (meniti ilmu). Sedangkan masalah kehidupan, mungkin karena pengaruh keberadaan orang tua, dan sistem yang di gunakan di dalam keluarga itu sendiri.

Kebosanan tingkat tinggi ini sangatlah berbahaya, untuk jangka pendek (resiko ringan), mungkin dampaknya hanya seperti menurunnya semangat belajar, dan lain sebagainya. Yang ditakutkan, perasaan ini akan berkibat fatal seperti halnya banyak terjadi di Negeri Sakura. Banyak orang di sana yang bosan dengan kehidupan sehari-hari dan akhirnya mereka Bunuh Diri.

Nah, untuk itu saya hanya bisa memberikan saran kepada pembaca semua, rajin-rajinlah beribadah kepada Allah, jangan hanya bersandar pada ritual. Tapi resapi ibadah tersebut, rasakan kedatangannya di dalam diri kita. Jika kita belum merasa ada getaran di dalam tubuh kita saat sedang melakukan ibadah, berarti kita belum bisa fokus dan merasakan ibadah tersebut.

Berpikirlah Posoitf, hidup ini hanya sementara dan hanyalah sandiwara belaka. Sekarang tentukan pilihan Anda, anda ingin menjadi pelaku Antagonis yang berakhir dengan tragis atau pelaku Protagonis yang berakhir dengan romantis.

terima kasih.


Selasa, 04 Agustus 2009

Mbah Surip Tidur Lagi (Meninggal)

Innalilahi wa innailaihi roji'un. Mbah mbah, baru aja beli helikopter kok malah meninggal. Belum sempat menikmati gimana rasanya naik helikopter, mbah Surip sudah mencoba menaiki kereta paling tradisional yang berodakan 4 orang manusia. Tujuan yang amat sangat sakral sekali dan juga fenomenal karena semua orang pasti akan ke tempat tersebut juga.

Harta yang telah dikumpulkan sebanyak hampir 5 miliar oleh penyanyi lagu "Tak Gendong" ini, kini tak bisa lagi dirasakan mbah Surip. Harta itu memang bukan segalanya, terlihat di sini, setelah mbah surip dengan susah payah mengangkat derajatnya dari seorang musisi jalanan menjadi seorang miliader. Sekarang beliau sedang dalam perjalanan ke tempat yang lebih mulia hanya dengan menggunakan dua lembar kain putih saja.

Ironisnya Mbah Surip diperkirakan meninggal setelah terlalu capai (capek) konser di daerah Jogjakarta. Saat itu beliau sempat pinsan karena terlalu capai, hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit. Sesampai di rumah sakit ternyata badan Mbah Surip Sudah membiru dan pupilnya melebar, ini menandakan beliau sudah tiada.

Itulah kehendak Allah. Semoga penjemputan Mbah Surip ini bukan karena murka Allah atas tindakan mbah Surip yang semangat untuk meniti karirnya.

Sabtu, 01 Agustus 2009

Hadiah Istimewa dari Sang Pencipta

Salam Sahabat,

Apakabar bos? ini ada cerita menarik yang bisa kita jadikan pelajaran juga. Agak telat dikit nih tulisan, seharusnya saya tulis tanggal 29 Juli kemarin, tepat saat saya ulang tahun.

jadi gini ceritanya, kemarin saat saya tepat berusia 17 tahun, yaitu 29 Juli. Tuhan memberi hadiah yang sangat istimewa bagi saya. Entah orang lain akan merasakan istimewa yang sama atau tidak, tapi menurut saya hadiah ini sungguh luar biasa.

Sewajarnya orang memberi hadiah sesamanya yaitu hal-hal yang dapat dirasakan dan dilihat secara fisik dan berharap agar orang yang ulang tahun merasakan bahagia di hari bahagia tersebut. Namun, dengan sangat terkejut saya dianugerahi penyakit oleh Allah, cukup melelahkan hingga 3 hari sakit tak kunjung sembuh. Sebenarnya sepele hanya panas dan flu, tapi rasanya. .. . fiuh, dahsyat bro, panas tingkat tinggi. Dari situ hampir aja saya marah, karna kenapa orang ulang tahun kok diberi sakit.

Setelah saya pikir, mungkin di usia 17 ini (apalagi saya udah kelas 12), bukan lagi berpikir seperti anak kecil, harus bisa mensyukuri apa saja yang kita peroleh dari Allah. Nah, dari situ saya bersyukur, Alhamdulillah saya diingatkan oleh Allah, di usia dewasa ini saya tidak boleh lagi seperti anak kecil. Tak ada memang yang mengatakan seperti itu pada saya, tapi itu tiba2 muncul dalam benak saya.

Hingga Akhirnya di hari kedua saya sakit, saya shalat, sujud kepada-Nya mohon petunjuk-Nya, dzikir mengucap Alhamdulillah beberapa kali mengingat-ingat mensyukuri apa saja yang telah Allah berikan pada saya, mengucap Subhanallah, mengagumi keagungan-Nya belum sampai ucapan ke 7 hati saya mulai bergetar, mata mulai basah dan akhirnya saya menangis tersedu2. Ya Allah... Allahu Akbar. Tak ada yang bisa kukatakan lagi. kuberhenti, mengusap air mataku.

Setelah itu, aku berjanji akan memperbaiki segala tingkah laku saya, ingin meminta maaf pada semua orang, ingin bersedekah dll. Inilah ANUGERAH TERINDAH, HADIAH ISTIMEWA DARI SANG PENCIPTA.

Untuk mengawali niat saya, Saya meminta maaf kepada para pembaca atas segala kesalahan yang pernah saya perbuat, dan jika tidak ada salah saya meminta do'a agar saya di maafkan oleh orang2 sekitar saya. Yang kedua, yaitu niatan bersedekah. mungkin ada kaitannya dengan uang. Sedangkan saya saat ini tidak banyak memiliki uang, oleh karena itu saya mohon kepada para sahabat, yang mungkin punya ide bisnis atau usaha, silahkan tinggalkan pesan disini. Mari kita sharing bersama, bersedekah bersama dan mendapatkan pahala-Nya bersama-sama.

Terima Kasih.




Minggu, 26 Juli 2009

Jutaan Backlink Gratis

Salam Online,

Awal minggu nih, harus semangat terus biar minggu ini jadi minggu yang terindah dari minggu-minggu sebelumnya. setelah kemarin saya posting minta pendapat ke temen2 masalah apa aja kira2 yang perlu kita bahas, ternyata saya tunggu ndak ada yang ngasi saya komen di posting pertama. Mungkin karena masalahnya ini adalah blog baru, jadi belum ada banyak orang yang tau blog saya ini. Jadi, apa solusinya?

Nah, langsung aja, karena ini pasti sangat di butuhkan oleh para blogger2 baru (newbie) termasuk saya. yaitu masalah pengunjung (traffic). beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan info tentang bagaimana cara mendatangkan traffic dengan mudah, salah satunya dengan cara backlink. Berbagai macam cara dilakukan para blogger untuk mendapatkan backlick tersebut. namuan kebanyakan menggunakan cara kuno, yaitu dengan saling tukar link (alamat blog), selain memakan waktu banyak, hasilnya juga tidak akan maksimal (menurut saya) karena tergantung seberapa banyak kita mau tukeran link dengan orang lain, itupun kalo orangnya mau.

oleh karena itu, saya sudah posting cara yang cukup baik dan optimal menurut saya,

Bagaimana Cara Mendapatkan Jutaan Backlink
dengan Cara Sangat Mudah dan Singkat
.

Silahkan lihat dan pelajari di http://FreeMillionBackLinks.blogspot.com
temen2 bisa mendapatkan cara yang unik dan asyik disana.

ok, terima kasih, semoga postingan saya berguna bagi para blogger. bila ada kata2 saya yang salah atau temen2 mau berkomentar silahkan tinggalkan pesan saja. jangan sungkan. ok. Terima kasih.