Jumat, 30 Juli 2010

Keong Racun!

Padahal mereka sempat menghapus video itu beberapa jam setelah mereka unggah di situs YouTube pada pertengahan Juni lalu.

Ada hal yang menarik dari fenomena video ini, orang yang pertama kali mengunggah ke dalam situs YouTube tersebut secara sengaja menghapus video tersebut.

Karena ketertarikan orang-orang akan video ini disertai rasa penasaran yang besar, maka dibuatlah satu gerakan untuk mengembalikan video-video yang 'hilang' tersebut. Gerakan tersebut dimotori seseorang di salah satu forum terbesar di Indonesia.




Dengan segala usaha yang dilakukan oleh para kontributor, sepertinya tidak perlu waktu lama untuk mengembalikan video yang 'hilang' tersebut.

Hingga saat ini, tinggal satu video lagi yang belum di ketahui keberadaannya, yang menurut gosip adalah lagu milik salah satu grup vokal asal Korea Selatan.

Tidak hanya forum terbesar itu yang mendukung Sinta dan Jojo, beberapa orang dengan sengaja membuat grup disitus jejaring sosial facebook dengan tujuan untuk mengumpulkan para penggemar Sinta dan Jojo.

Ternyata akun Facebook itu mendapat respon yang positif dari para penggemar Sinta dan Jojo. Saat ini sebanyak 9,279 penggemar Sinta dan Jojo bergabung dalam salah satu grup facebook yang bernama "SHINTA and JOJO - Keong Racun".

"Shinta n Jojo kalian benar-benar emang Gokil dan Narsis abiz....gemes banget gw sama kalian...gara-gara loe gw jadi keracunan deh...Heheee..." ungkap Galih Setiawan, salah satu anggota grup facebook Sinta dan Jojo.

Sumber: Inilah.com

Itulah akibat dari kata massal (LPG #2)

Tak hanya LPG (elpiji), barang kerajinan, elektronik bahkan pernikahan, khitanan atau apapun itu jika dilakukan secara massal, pasti hasilnya tidak akan maksimal. Kecuali satu, metode promosi secara missal di CakUntung.com, meskipun dilakukan secara massal, hasilnya pasti akan memuaskan. Lhoh? Apa hubungannya? Hhehe

Masih nglanjutin yang kemarin, masalah tabung gas LPG tentang faktor produksi secara massal. Kebanyakan semua barang yang diproduksi secara massal itu asal digarap saja. Di Indonesia, selain LPG, kita bisa lihat industri perfilman misalnya.

Perkembangan munculnya film-film baru Indonesia berjalan dengan sangat cepat, tapi dengan genre yang tidak jauh berbeda. Alhasil isinya tak begitu bermakna. Yang lebih memprihatinkan kebanyakan film-film baru Indonesia mengandung unsur sensualitas.

Dengan cerita yang kurang berbobot, membuat produsen film tidak mengemas film dengan benar-benar serius. Satu selesai, bikin lagi baru, asal selesai aja, tidak begitu memperhatikan kualitas. Kita tengok film-film yang berasal dari luar negeri, the Bourne, 2012, twilight, From paris with love, inception yang baru-baru keluar ini dan lain-lain, kalo kita lihat previewnya aja, itu sudah menggambarkan bahwa film ini memang benar-benar “niat” dibuat dengan memperhatikan kualitas.

Tidak hanya mengejar untung, tapi juga memperhatikan hak-hak penonton. Berbeda dengan di Indonesia yang terlihat bersemangat membuat film-film baru tapi dengan kualitas biasa. Ini sudah menjadi tanda bahwa target utamanya adalah money.

Begitu juga terjadi di produk Indonesia lainnya, misalnya perumahan (sederhana), bandingkan temboknya dengan tembok rumah Anda (yang tidak di perumahan), pasti jauh berbeda. Batu bata dipasang dengan kurang rapi, asal garap dan lain-lain. Tapi itu juga tidak semua, masih ada pengusaha yang mengdepankan kualitas, dan harapan kita sih, semua bisa dikerjakan secara maksimal.

Nah, sekarang balik lagi ke tabung gas LPG. Karena tabung gas LPG ini dibuat dengan skala besar untuk memenuhi kegiatan konversi, maka nasibnya kualitasnya tidak jauh berbeda dengan yang kita bahas tadi, kurang maksimal. Lihat saja, banyak tabung-tabung yang sudah berkarat, rusak, pegangannya lepas dari badan tabung karena karat, bocor dan lain-lain.

Ini yang saya sebut kemarin, bukan karena human error, tapi juga karena faktor produksi secara massal yang menyebabkan adanya berbagai masalah yang berkaitan dengan LPG. Dan juga tak lepas dari produsen-produsen tabung ilegal yang tidak memperhatikan SNI.

Kalo kita mau ”niat” sedikit, kenapa tabung gas LPG tidak dibuat dari stainless stell aja. Itu kan Anti karat, jadi kemungkinan rusak dan berkarat sangat kecil. Memang biaya lebih besar, tapi demi pelayanan konsumen, kualitas nomor wahid. Trus karetnya bikin yang bagus sekalian, demi keamanan dan kenyamanan konsumen. Kenapa tidak?
- iya loe, ngoceh aja gampang, prakteknya ini yang susah

Setidaknya kita sudah berpikiran baik daripada berkelakuan buruk. Hayooo... Tapi alangkah lebih baik jika pikiran dan tindakan kita sama-sama baik.. :) Itu sekarang mulai ditunjukkan oleh pihak Pertamina dengan jalan mengadakan sosialisasi rutin dan lebih seleksi dalam memasarkan tabung gas LPG beserta komponennya.

Eit, belum selesai di sini, masih ada masalah yang perlu kita bahas berkaitan dengan LPG (Elpiji).. Kita jumpa lagi besok. :)



Kamis, 29 Juli 2010

I do remember that time


Senin, 26 Juli 2010, pukul dua dini hari, aku bersama playlist baru di handphone ku, terjaga sepanjang malam. Entah apa yang membuat mata ini tidak sejalan kompak dengan waktu tidur malam. Aku. Di sini. Dikamar yang baru saja aku benahi. Terhenyak dan tertawa mesem-mesem. Tak kunjung jua rasa kantuk. Bahkan tawa saja sudah cukup memenuhi kebutuhan dasar manusia ini. Bodoh memang.


Dia.
Ya karena dia.
Datang sesuai ritual tahunan ku. Ah, rasanya seperti cinderella saja malam itu. Tapi tunggu dulu. Kali ini berbeda. Dia membawa segenap kesayanganku, teman-teman sejawat. Disertai teman-temannya pula. Dia bawakan mereka dibalik box 14inch. Tak habis pikir. Habis kata terucap. Dia datang bersama senyum dari bibir merahnya. Dengan lilin yang hampir redup di tiramisu favorit ku. Dia memang begitu. Dan akan selalu begitu. Selalu mencairkan kebekuanku. Sosok humoris yang sederhana. Tempat persembunyianku yang paling aman.

Hari ini aku sangat kaku.
Bahkan untuk ucapan terima kasih pun. Maka, biarkanlah playlist dihandphone ku ini sampaikan padanya. Dari Adelaide Sky sampai Without Your Love mungkin akan cukup. Adhitia Sofyan, tolong sampaikan salam ku. Bisikkanlah yang baik-baik bersama angin. Aku tau angin lebih loyal dibanding pak pos. Bisikkanlah padanya bahwa,
hari ini aku..

Genap 20 tahun.








much love,
Niken

Rabu, 28 Juli 2010

5 Kualitas Pensil

Melihat Neneknya sedang asyik menulis Adi bertanya, "Nenek sedang menulis apa?"

Mendengar pertanyaan cucunya, sang Nenek berhenti menulis lalu berkata, "Adi cucuku, sebenarnya nenek sedang menulis tentang Adi. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Nenek ini, yaitu pensil yang sedang Nenek pakai. Nenek berharap Adi dapat menjadi seperti pensil ini ketika besar nanti."

"Apa maksud Nenek bahwa Adi harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya," jawab Adi dengan bingung.

Nenek tersenyum bijak dan menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana Adi melihat pensil ini. Tahukah kau, Adi, bahwa sebenarnya pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup."

"Apakah Nenek bisa menjelaskan lebih detil lagi padaku?" pinta Adi

"Tentu saja Adi," jawab Nenek dengan penuh kasih

"Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Adi, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

"Nah, bagaimana Adi? Apakah kau mengerti apa yang Nenek sampaikan?"

"Mengerti Nek, Adi bangga punya Nenek hebat dan bijak sepertimu."

Begitu banyak hal dalam kehidupan kita yang ternyata mengandung filosofi kehidupan dan menyimpan nilai-nilai yang berguna bagi kita. Semoga memberikan manfaat.

source:http://another-reni.blogspot.com

Minggu, 25 Juli 2010

Bom waktu di dapur rumah kita. (LPG #1)

bom waktuHah? Bom waktu?
Amrozi hidup lagi kah?
Ato anak buah Noordin M Top?
Rumah siapa yang ada Bom waktunya?
Rumah Kita Semua!!!
Ha? Kapan naruhnya? Ditaruh di mana?

Bukan ditaruh, tapi kita sendiri yang memasukkan ke dalam rumah!

Gag usah heboh kayak gitu kalee, sekarang Inspirasi Pemuda mau bahas tentang masalah LPG. Ikut yuk!!

Akhir-akhir ini banyak media yang mengabarkan banyaknya masalah yang timbul akibat tabung gas LPG (elpiji). Ada yang meledak, ada yang bocor, tabungnya berkarat, rusah, sampai tabung gas yang dioplos. Ckckckck. Indonesia.

Ya, meskipun sedikit telat, tapi Inspirasi Pemuda tetep pengen berdiskusi mengenai ini dengan sahabat semua.

Oke, untuk yang pertama, kok bisa sih meledak? Banyak orang yang bilang gara-gara regulator yang jelek, ada juga yang berpendapat katanya karet seal penutup tabung yang mudah rusak, sehingga terjadi kebocoran dan saat ada api, BOOM! Meledak! Masuk akal ndak sih? Yuk kita bahas!

Secara, kita pikir secara logika ya, kalo misalnya tabung itu kita buka sealnya (istilah jawanya ”dikowosi”), atau mudahnya kita pasang regulator, tapi tanpa selang. Kan keluar tuh gasnya, terus kita sulut dengan api. Apa mungkin bisa meledak?

Saya rasa tidak, dan itu telah dibuktikan oleh pihak Pertamina sendiri saat melakukan sosialiasi di sebuah tempat beberapa waktu yang lalu. Kan gini, saat regulator di pasang, gas keluar karena ada tekanan dari dalam tabung. Saat kita sulut api, otomatis apinya akan menyembur, ndak mungkin apinya masuk ke dalam tabung dan meledak. Ya kan?

Lha tapi kok bisa meledak itu gimana? Itu karena human error. Sering kali ada kebocoran bukan karena peralatan yang kurang baik, tapi karena lupa mematikan gas (gasnya bukan apinya) saat setelah selesai menggunakan. Memasang regulator dengan tidak benar dan perawatan yang kurang baik misalnya. Sehingga terjadi kebocoran gas, akhirnya ruangan terpenuhi dengan gas elpiji,apalagi ruangan-ruangan kecil dan sempit, saat ada api otomatis akan meledak. Yang meledak bukan tabung gasnya, tapi karena adanya tekanan gas berlebih yang ada di ruang kecil tersebut.

Tapi wacana ini bukan berarti menyalahkan konsumen secara sepihak. Sosialisasi secara langsung dari pihak Pertamina kepada masyarakat yang kurang juga bisa menjadi faktor penyebab adanya human error tersebut. Selain itu, proses produksi secara massal juga menjadi salah satu faktor dalam masalah ini. Kok bisa? Gimana tuh? Kita bahas besok yah.. besok mampir lagi..


Jumat, 23 Juli 2010

Belajar Ebusiness dan Ecommerce Gratis, Face to Face langsung dengan pakarnya..

Teman, seperti postingan saya sebelumnya yang membahas tentang kuliah gratis. Saya akan menambahkan sedikit informasi yang lebih spesifik disini. Oke, begini,saya ulang sedikit, saya 2 hari kemarin (19-20juli2010) ikut acara Kuliah Gratis di STIE Malangkucecwara (ABM) di sana kami membahas tentang banyak hal mengenasi bisnis.

Mulai dari Mega Creativity, Human Resources Management, Marketing, Consumer Behavior, Set Up your Online Store in A Day, IT for Business dan lain-lain. Yang jelas seru banget, apa lagi dosennya, sip semua. Tidak hanya teori yang dibicarakan tapi juga kenyataan yang sudah terjadi karena mereka semua adalah praktisi sukses. Tak ada ilmu yang diberikan sebelum mereka sendiri berhasil menggunakan ilmu tersebut dalam bisnisnya.

Nah, untuk teman-teman yang suka bisnis, bisnis online terutama. Tapi bukan money game, bukan PTC, forex atau yang semacamnya. Ini lebih cenderung sebagai bisnis konvensional yang di onlinekan. Jadi, memiliki nuansa bisnis tersendiri dibanding dengan banyak hal yang mengaku sebagai ”bisnis online”. Saya sangat merekomendasikan untuk mengikuti acara ini.

Acara ini Gratis 100%, tanpa dipungut biaya sepeserpun. Dari pada Anda harus beli ebook-ebook yang mengaku sebagai panduan bisnis yang belum jelas isinya, mahal pula. Atau ikut seminar-seminar yang biayanya bisa mencekik kantong kita. Mending ikut acara Kuliah Gratis Ebusiness dan Ecommerce ini aja. Acara ini tinggal dua session lagi, yaitu tanggal 26-27 Juli besok dan tanggal 2-3 Agustus 2010.

Tak hanya ilmu yang bakalan kita dapetin, Anda nanti juga akan diberikan sertifikat sebagai tanda bukti telah mengikuti acara ini. Untuk temen-temen yang diluar kota, ABM menyediakan tempat penginapan gratis. Konsumsi juga gratis. Selain itu, yang jauh lebih berharga adalah kita akan dapet banyak temen baru yang memiliki minat yang sama dengan kita, yaitu bisnis. Ini adalah jalan yang tepat untuk temen-temen yang mau bangkit di bisnis Online.

Mungkin Anda heran, kenapa saya memberikan informasi ini kepada Anda padahal saya bukan mahasiswa ABM. Oke, memang saya bukan mahasiswa ABM, dan terus terang memang saya adalah orang yang tidak begitu bisa bangga dengan instansi yang menaungi saya. Tapi saya pikir, saya harus memberikan apresiasi kepada setiap kegiatan yang sangat bermanfaat. Apapun itu, tak hanya program Kuliah Gratis di ABM ini.

Hanya dengan mengikuti seminar selama dua hari itu, saya sudah tau bagaimana cara membuat website toko online hanya dengan waktu kurang dari 60menit. Dan TIDAK dengan tampilan sederhana, tapi dengan tampilan yang bagus dan rapi. Anda bisa lihat di http://nizam.cakuntung.com . Ini masih salah satu dari beberapa yang belum saya launching.

Bukannya saya mau sombong, tapi jika saya bisa, kenapa Anda tidak? Dan jika acara ini benar-benar bermanfaat, alasan apa yang harus saya berikan untuk tidak boleh merekomendasikan kepada orang lain yang juga membutuhkan?

Saya kira, ini sudah cukup untuk membuka hati temen-temen semua untuk menyempatkan hadir di Acara Kuliah Gratis Ebusiness dan Ecommerce ABM ini. Anda bisa datang ke kampus ABM pada hari 26-27 Juli 2010 (senin besok) pukul 9 pagi di Jl. Terusan Candi Kalasan, Malang. Tapi sebelumnya Anda harus punya tiket untuk masuk ke Acara ini. Tiketnya ada di saya, Anda cukup sms saya di nomor 085233060325, nanti gimana enaknya kita bicarakan di belakang. Tiketnya gratis! Dan kalo Anda belum tau tempatnya nanti saya bisa antar Anda kesana, silahkan sms saya atau telpon ke 03419791084.

Semoga sukses senantiasa ada dalam diri Anda karena Anda mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik.

Selasa, 20 Juli 2010

Kuliah Gratis

Iya, benar. Kamu tak salah baca kok. Kuliah Gratis, ini lah konsep yang dijalankan oleh STIE Malangkucecwara Malang. ABM (nama dulu) mengadakan kuliah gratis ini khusus buat kalian yang baru lulus SMA tahun ini (2010)

Lhoh kok gratis? beneran ta?
Iya beneran, ini memang benar-benar gratis. Tapi cuma 2 (dua) hari.
Lhoh kok?
Lha lho lha lho.. baca ini sebentar.. :)

Oke saya jelaskan, begini, kemarin (19-20 Juli 2010) saya mengikuti acara Kuliah Gratis. Kuliah gratis ini sengaja dilakukan selama dua hari saja. Materi yang akan dibahas adalah inti sari atau materi pokok selama kita kuliah selama 4 tahun di ABM, antara lain Mega Creativity, Unleashed the Giant Within, Set Up Your Online Store in A Day, IT for Business, Marketing, Strategic Business How To? yang dikemas secara apik dengan judul Kuliah Gratis Ebusiness Ecommerce 2010.

Tempatnya enak, dingin, dosenya SIP banget, kalo kata Pak Bondan Prakoso Top Markotop dah. Kamu bakal dapet materi-materi itu tadi dari pakar sekaligus praktisinya, jadi untuk masalah ke-fix-an materi udah gag perlu diragukan lagi. Karena dosen-dosen tersebut sudah terjun langsung ke lapangan tentang apa yang dia ajarkan ke mahasiswanya.

Salah satu contohnya nih, Pak Eddy Suprihadi, beliau pemilik situs ecommerce http://www.dieng-laptop.com/ ini jualan Laptop, PC dll, dan juga pemilik bisnis sakuku.com, siapa yang ndak tau sakuku.com? Dan beliau mengajar juga tepat dengan materi ini, yaitu IT for Business dan semacamnya.

Ada satu lagi yang keren, yaitu Ibu Sherly, beliau adalah ibunda dari Andika Pratama, bilang gag kenal gitu, hostnya Inbox di SCTV itu lho, masa ndak tau se? Nah, ibunya Andika Pratama itu jadi dosen di ABM untuk mengajar mata kuliah manajemen sumber daya manusia, akuntansi dan pemasaran. Beliau juga punya beberapa usaha cafe, dan yang terpenting adalah mampu memanajeri anaknya sehingga mampu menjadi seorang bintang seperti saat ini. Nah, buat mbak-mbak nih, siapa tau kalo ikut acara ini bisa kenal lebih dekat dengan calon mertua kamu.. hhehehe


Saya kok minat ya? Gimana daftarnya?
oke bagus, kalo mau ikut, dan itu harus, karena acara ini benar-benar gratis 100%. Sms saya aja langsung di 085233060325, kapan aja oke, ato message via FB on http://facebook.com/yugaeko nanti saya kasi tiketnya, dan kalo mau tanya-tanya lagi, monggo, saya senang kalo bisa bantu orang.. :)

Kalo dari Luar kota Malang gimana? boleh ikut ndak?
Boleh, boleh boleh aja, semuanya boleh ikut. Malah untuk sesion kemarin (semuanya ada 6 sesion) ada yang sengaja dateng dari Makasar, Surabaya, Jakarta, Blitar, Probolinggo dll, banyak deh. Untuk masalah akomodasi ndak usah khawatir, ABM menyediakan penginapan gratis bagi yang mau menginap. Asyik kan?

Selain itu, kamu juga bakal dapet sertifikat. Nah Lho, udah bayar gratis, dapet ilmu gratis, penginapan gratis, makan minum juga, dapet sertifikat pula. Daripada nganggur di rumah nunggu masa kuliah di mulai, mending ikut acara ini aja. Sama perkenelan, gimana sih rasanya kuliah, gimana sih dosen kalo ngajar, dan lain-lain, bener nggak?

Mungkin kalian bingung, kok acara sebegini berharganya bisa gratis sih? saya pertamanya juga bingung, tapi setelah di jelaskan dari mas-mas mahasiswa ABM, ternyata acaranya di support penuh sama Hewlett Packard (HP) dan Blackberry (BB). Nah lho? Mau ikut? Ayo, aku tunggu..

Okelah, mungkin itu dulu yang bisa saya sharingkan dari acara yang telah saya hadiri kemarin. Gag bakal nyesel pokoknya, saya pun merasakannya. Kalo acaranya biasa-biasa aja, buat apa rela-rela saya bikin review ini. iya ndak? Sekali lagi yang mau tiketnye bisa ambil di saya (Yuga Eko) sms aja di 085233060325. Terima kasih semoga bermanfaat. oiya, kalo Anda udah kerja ato belum bisa hadir, berikan info ini ke temen-temen yang membutuhkan ya.. sekali lagi terima kasih.